Ehmm sariawan… penyakit remeh yang kadang menganggu dan menyebalkan.. Semua orang didunia ini mengenal penyakit itu, entah karena kita sendiri yang sering kena, teman, anak, saudara..
Istilah sariwan ini pada umumnya digunakan untuk menggambarkan sema luka dalam rongga mulut kita. Sebenarnya sih.. luka didalam rongga mulut kita itu disebabkan oleh bermacam-macam penyakit dari infeksi jamur, bakteri, virus, kekurangan zat gizi tertentu maupun karena gangguan kekebalan atau sistem imun kita . Nah yang sekarang aku pengen bicarakan disini adalah satu jenis penyakit yang paling sering ditemukan yaitu yang bahasa kerennya dinamakan Recurrent Aphthous Stomatitis atau disingkat RAS, ada sih buku-buku yang menggunakan istilah Stomatitis Apthosa Recurrent.. (Ehmm apa bedanya ya?) Ah..aku lebih suka menggunakan istilah RAS saja lah..
Penyakit ini ditandai dengan adanya luka yang permukaannya cekung, bentuknya biasanya bulat atau oval, berbatas jelas, biasanya batasnya teratur, tepi kemerahan, dan tengah putih kekuningan. Luka tersebut paling sering berdimeter beberapa mm, kambuhan dan tempatnya berpindah-pindah. Pada tempat yang kemudian muncul luka biasanya kita dapat merasakan rasa panas dan tidak enak yang kemudian muncul kemerahan dan peninggian.. Kekambuhan bias sangat bervariasi, pada orang-orang tertentu bisa satu tahun hanya muuncul 2 – 3 kali tapi pada orang lain bisa muncul 2 -3 kali sebulan sehingga rongga mulutnya tidak lepas dari apa yang dinamakan RAS itu…

Penyebab penyakit ini sampai sekarang belum dapat dipastikan. Meskipun demikian telah diidentifikasi ada beberapa factor yang berkaitan dengan munculnya penyakit itu yaitu factor keturunan, gangguan imunitas dan kekurangan vitamin atau zat besi. Kekurangan vitamin yang sering-sering dikaitkan dengan sariawan adalah vitamin B12 dan asam folat (lho bukan vitamin C ya?… Iya, aku ni belum menjumpai ada literature yang mengatakan ada kaitan sariawan ini dengan kekurangan vitamin C). Yang lebih dapat dipastikan adalah biasanya selalu ada faktor yang memicu kekambuhan dari penyakit ini. Faktor tersebut yang paling sering didapatkan adalah siklus menstruasi, luka biasa muncul sebelum menstruasi dan terkait dengan Pre Menstrual Syndrome (PMS) (karena itu penderita RAS ini lebih banyak perempuan….). Perempuan yang mengalami PMS dengan segala rasa nggak enaknya akan juga sering mengalami sariawan. Faktor yang lain yaitu gangguan emosi, sedih, kecewa, depresi atau sekedar nervous memicu terjadinya kekambuhan. Demikian juga kelelahan fisik maupun kekurangan nutrisi juga memicu terjadinya kekambuhan meskipun hal ini lebih jarang ditemukan.
Trus apa obatnya? … Berbagai obat tersedia di toko obat bebas maupun apotik. Hamir semua obat tersebut bekerha untuk mengurangi gejala atau rasa sakit yang ada atau sebagai pembersih luka tersebut, namun sampai sekarang tidak ada obat yang bekerja efektif. Karena sampai sekarang juga tidak ada penyebab yang dapt dipastikan maka satu-satunya jalan adalah mecegah kekambuhan penyakit ini.
Pencegahan kekambuhan ini dapat dengan cara memperbaiki ketahanan mukosa rongga mulut yang tidak terlepas dari kesehatan tubuh secara umum yaitu asupan gizi dan istirahat yang cukup. Bila RAS sering kambuh saat menjelang menstruasi maka lebih perhatikan kesehatan tubuh saat itu.. Trus jangan lupa karena memang telah ditemukan adanya kaitan kuat antara stress dan kekambuhan dari sariawan ini, coba deh untuk tidak stress… Walah.. mana bisa..? sekarang hidup seperti ini.. Memang sih, hidup tidak pernah lepas dari masalah, nah jadi stress atau tidak kan tergantung bagaimana kita menyikapinya. Bahasa kerennya semua tergantung bagaimana kita mengelola stressor itu… Coba untuk bijak dan lebih nrima ing pandum (itu falsafah orang jawa), qonaah (menerima apa adanya) sehingga hidup akan tampak lebih damai dan indah… (Whaalaaaaah.. jadi bicara macem-macem..)..
Ehm sudah dulu yha… Mungkin kapan-kapan kita bicarakan lagi hal-hal lain yang leboh spesifik tentang penyakit ini. Semoga yang sering sariawan sedikit lebih lega sekarang. Aku sendiri…? He he he, aku jarang sekali sariawan.. paling setahun 1 atau 2 kali, itupun munculnya hanya dalam ukuran kecil….
Dalam kaitannya dengan stress sebagai pemicu timbulnya RAS, buat orang yang sering sariawan ini bisa jadi “indikator peringatan” dari tubuh lho. Kalau sariawannya muncul, mungkin itu karena tingkat stressnya udah tinggi, jadi harus… slow down, baby, take it easy, cool…. rileks… supaya hidup jadi lebih tenang, supaya sariawan cepet sembuh
apa kebanyakan penyakit mulut (sariawan dan Bau mulut) itu memang indikasi stress dan kurang gizi/tidur ya? Dan memang benar ya, bukan karena vitamin C…
Lalu apakah bisa kita minum Minuman utk panas dalam (cap kaki tiga?) yang dijual-jual? pengaruh ngga sih?
EM
Hai mbak…met ngebloggggg…..hehehe
kalo aku seringnya sariawan karena sikat gigi (padahal udah pake yang soft juga) ….keterlaluan ya….
Waduhh…lha sariawan ini langganan tetap je.
Tapi memang kalau lagi dikejar tugas, kecapekan….dan males makan. Males makan nih, memang bikin perut kembung…dan walau tahu…teteup malas makan. Rasanya pengin kenyang, tanpa makan……ada nggak caranya?
kaka ipar saya sariawan hampir tiap hari .. jadi tiap hari selalu minum redoxon …
ngga tahu tuh kok bisa gitu .. apa stress trus yaa ?
Baru baca judul, lha ko’ kebetulan, emang lagi sariawan ampe jontor nih bibir atas uhhhh…
Gimana kalo yang sariawan itu cowok mba?
Hi Na..
Apa khabar?
Aku kalo berada suasana dengan tingkat stress yang cukup tinggi, juga sering sariawan. Sepertinya sariawan dan stress itu ada hubungannya, bener gak sih?
Mbak, kalu nggak salah, obatnya tuh ada yang berwarna biru, ah saya lupa apa namanya? Sebenarnya kandungan obat itu apa ya?
Kebetulan aku jg sedang kena sariawan nih Mba erna. dan sariawan sudah jadi penyakit rutin semenjak bekerja.
setelah membaca dg rinci tulisan mba, aku curiga dg stress dan kebiasaanku jajan goreng2an (dulu saat masih kuliah di bandung jajan2an goreng2an hmpir tiap hari. minyaknya khan biasanya “kotor”).
Terima kasih atas postingan mba. izin aku copas di blogku yah.
Pingback: Tak pernah berhenti :: Sariawan lagi uihhh!!
Mbak ern…
nanya donk itu yang dijadiin contoh mulut siapa ya…
*sambil mengira-ngira*
*Serius on Mood*
Kakak ku sering sekali sariawan, biasanya kalau sudah kena susah sekali sembuhnya…itu apa penyebabnya ya ?
aku kalo sariawan, gak pernah minum obat, cukup minum air putih yang banyak. Apalagi minum air putih 1 liter selepas bangun tidur, detoksifikasi….
Bener kata Resi Bismo (jadi inget Pandawa, Kurawa dan Hastinapura…hehehe..), cukup minum air yg banyak… insya ALLAH sembuh.
Tapi jika sariawannya sangat parah, biasanya saya pake obat bubuk (obat China gitu..) yg berwarna hijau tua, gak tau namanya apa..lupa euy
Alhamdulillah juga sembuh pake obat ini.
dikasih abotil neng …. mustajab !!
hm.. jarang sih sariawan. tapi kalo sering laper apa itu penyakit mulut juga mbak ? soalnya ni mulut sering pengen makan apppaaa gitu… trus kalo ga kesampean, rasa na jengkel banget deh. Pokonya kalo pengen siomay, wes tak kejar kemana abang siomay mangkal..gitu deh mbak. Apalagi ujan** gini mbak, pasti enak banget makan bakwan malang ato bakso urat wiiih…sleeerppp..
Stres pada laki-laki terjadi akibat siklus bulan tua (bukan datang bulan) alias boke sehingga muncul hormon gulungtikarkoit (bukan glukokortikoid), maka terpaksalah ngutang ama mbak sari ama mas wawan, alias penyakit sariwawan.
Bahasa kampung kami (ndesooo banget) penyakit ini namanya lumpangen, rinteppen, delamen. Obatnya, kunyah beras ama daun sirih ama kunyit, kulum-kulum dalam mulut, kalau kulit mulutnya udah kaku, muntahkan.
Eh Rat, masak Dokter kayak kamu nggak percaya ama Dukun ? Ya beneranlah…beras, sirih, kunyit. Bila perlu taburkan gambir sedikit di lukanya…. sambil baca mantra-mantranya. Kalau mau belajar mantranya hubungi aja ke e-mailku.
Dulu saya sariawan hampir tiap hari selama bertahun2. Kadang2 biasa tapi kadang2 amat parah sampai makan tidak bisa. Jadinya makan bubur. Segala macam obat sudah dicoba mulai dari jamu dari cina yang berbentuk bubuk dan diteteskan, daun sirih, jamu tradisional, tablet, dll. Sulit sembuh. Lalu saya mencoba madu saya campur dengan vit C 500 mg sehari 1 kali. Obat tetes merek “A” juga banyak membantu. Dulu obat ini rasanya amat perih ketika diteteskan, tetapi sekarang tidak lagi. Cuma entah khasiatnya masih bagus atau tidak. Salam hangat buat mbak Lilis.
met tahun baru…mudah-mudahan kesehatan dan keberkahan senantiasa berlimpah di tahun ini ^O^
Ijin diberikan untuk memforward artikel tersebut, mbak. Thanks…dah berkunjung dan memberikan komentar.
Salam kenal..
Sekilas ttg sariawan ya hehehe..
Ada 1 tmn gw, sariawan tuh ga ada berhentinya.. Nyambung trs mpe gw panggil raja sariawan. kenapa ya klao yg ky gitu? aneh padahal dia gak stress..
Anyway, berarti mesti banyak istirahat and makan buah kali ya hahaha..
Mampir jelang subuh … nulis lagi dong
Ha..ha…ha
Pagi-pagi buka wp baca komen mbak rindu jadi ketawa sendiri…
Tuh mbak ada Fns nya minta tulisan baru …
saya termasuk salah satunya loh…
salam kenal..
istriku lg mengalami spt sariawan.. gejalanya mulutnya terasa perih semua..yg dirasakan lidahnya pecah2 dan seperti ada bercak2 putih dan merah kemudian gusinya sakit smua..jadi susah makan..lidah perih,gusi perih..kemudian utk menelan makanan juga sakit dan susah.. kira2 sariawan bukan ya? dan pengobatannya bagaimana?
terima kasih
Yang jelas, sariawan akan muncul saat lagi ada tekanan pekerjaan, ataupun stres yang lain.
Mungkin juga diawali malas makan, sehingga memang tubuh kurang fit, sikat gigi sambil mikir yang lain, jadi nya kegigit dan jadi sariawan….
Pingback: 2010 in review « Percikan Kehidupan