Bau mulut… bikin bete, nggak pede, jengkel dan membuat hari jadi kelabu (Lebay: MODE: ON)…… Pokoknya… sebel deh.. ! dan biasanya si BM ini bandel banget.. sudah berusaha sikat gigi sesering mungkin.. pakai obat kumur.. pengharum mulut.. tapi si BM teep aja ada….
Trus gimana..?
Untuk myelesaikan masalah ini kita harus kenali penyebab si BM yang dikenal di dunia kedokteran gigi dengan nama keren ”Halitosis”.
Untuk lebih mudah kita bedakan penyebabnya menjadi 2 yaitu penyebab lokal di dalam rongga mulut dan penyebab dari tempat lain yaitu dari saluran cerna dan saluran pernafasan.
Penyebab lokal yang paling sering yaitu :
• Gigi yang sudah mati atau gangrene. Jaringan pulpa gigi yang mati bisa ada dalam sisa akar maupun gigi yang berlubang. Jaringan pulpa gigi yang membusuk akan mengeluarkan gas-gas yang berbau nggak enak..
• Radang pada jaringan pendukung gigi. Biasanya ini terkait dengan menumpuknya plak dan karang gigi.. Kerusakan ini menyebabkan adanya ruang antara gigi dan jaringan sekitarnya, dan uang tersebut bisa menjadi tempat berkembang biaknya bakteri yang menyebabkan bau mulut. Selain itu plak dan karang gigi juga menjadi tempat berkembang biaknya kuman-kuman..
• Mulut kering. Air liur banyak memiliki peran dalam menjaga kesehatan rongga mulut kita. Fungsi utama adalah sebagai pembersih. Air liur banyak mengandung enzim dan anti bodi yang dapat mencegah perkembang biakan kuman-kuman yang dapat memproduksi bau tidak sedap itu. Berkurangnya pengeluaran air liur ini dapat disebabkan oleh banyak hal terutama obat-obatan, merokok dan depresi.
• Infeksi- dalam rongga mulut, seperti infeksi jamur yang pernah saya singgung pada posting terdahulu..
• Makanan atau minuman yang dapat secara langsung karena bau yang tertinggal di dalam rongga mulut maupun bau tersebut dapat tetap ada meski kita sudah membersihkan rongga mulut. Hal ini karena makanan tersebut diserap dan diedarkan lewat pembuluh darah dan tetap memiliki bau tersebut.
Penyebab Sistemik :
Berbagai penyakit dapat menyebabkan rongga mulut kia berbau tidak sedap. Penyakit tersebut antara lain adalah diabetes mellitus yang menyebabkan bau keton pada rongga mulut, gagal ginjal dapat menyababkan bau ammonia. Berbagai penyakit saluran pernafasan seperti infeksi pada paru-paru maupun saluran paru (bronchus) dapat menyebabkan bau yang tidak sedap. Demikian juga penyakit-penyakit pada saluran pencernaan…
Bagaimana Penanganannya ?
Hal yang pertama kita lakukan adalah memeperbaiki kesehatan rongga mulut yaitu menyikat gigi dengan benar, berkumur dengan obat kumur antiseptic, flossing (membersihkan sela gigi dengan benang gigi/dental floss). Kemudian jika ada gigi-gigi lubang, karang gigi atau infeksi harus juga ditangani dengan bantuan drg. Untuk makanan sesuai dengan apa yang saya paparkan diatas bahwa masalah bau makanan itu tidak hanya selesai jika kita sudah menyikat gigi saja.
Kalo merokok.. yaaa berhentilah merokok… hehehhe
Cara jitu untuk menanggulangi efek mulut kering apapun penyebabnya adalah dengan mengunyah permen karet yang mempunyai rasa asam.
Trus jika memang ada faktor systemik yang spserti aku sebutin tadi, yaaa satu-satunya jalan, disembuhin itu penyakit. Jangan hanya pakai wangi-wangi mulut saja… mungkin malah baunya jadi gak karuan.. hihihihi…
Sudah ah untuk kali ini.. ntar capek baca banyak-banyak… ketemu lagi sama Na lain waktu ya.. daaaah…..!!!!
bau mulut…memang menyebalkan….
Gigiku dah bolong atu mba…jaga bau mulutnya cuma sikat gigi doang…biasa… keterbatasan finansial
plak-plak ini nih yang sering mengganggu. jadi harus sering bersih-bersih
pha kabar?
mmmm.mmmm….mmmm
maaf mbake enggak berani banyak ngomong nanti bau mulut lagi
jalan-jalan..menyusuri jejak kenangan…pa kabar mbak e..??
Sikat gigi sehabis makan dan sebelum makan jgn lupa berdoa dulu
Mb. Aq punya masalah BM., yang bikin aq gha pede.,
lidahku jg sering memutih yg diikuti dg rasa pahit.,
dan selalu aq bersihkan sampai putih”X hilang.,
tp setelah hilang., aq merasa bau mulutQ menjadi amis.,
kenapa ya mb.?
Trima kasih