2013 in review

The WordPress.com stats helper monkeys prepared a 2013 annual report for this blog.

Here’s an excerpt:

The concert hall at the Sydney Opera House holds 2,700 people. This blog was viewed about 59,000 times in 2013. If it were a concert at Sydney Opera House, it would take about 22 sold-out performances for that many people to see it.

Click here to see the complete report.

Mengenal kanker rongga mulut

Sebelumnya mohon maaf karena kesibukan dikampus saya akhir2 ini jadi jarang buka blog dan tidak sempat untuk menjawab semua komen yang masuk.  Dari sekian banyak komen  yang masuk, ternyata banyak yang khawatir tentang kanker, apakah penyakit atau sariawan yang diderita adalah kanker. Maka dari itu hari ini saya tergelitik utuk membahas tentang kanker rongga mulut.

Kanker adalah kelainan pertumbuhan sel. Sel-sel yang melapisi rongga mulut kita terus menurus mengalami pergantian. Karena suatu hal maka sel-sel yang dihasilkan tidak normal, berlebihan dan tidak terkontrol. Kanker bukan penyakit kambuhan, sembuh dan kambuh lagi seperti sariawan itu,  meskipun ada kanker yang bisa membaik dengan sendirinya.  Sariawan dapat berubah menjadi kanker bila tidak sembuh2 lebih dari  2 minggu,  tepi2nya meninggi dan tidak teratur dan melebar. Lebih dari separo kanker rongga mulut tidak berbentuk sariawan.

Biar lebih jelas ni ada bberapa gambar kanker rongga mulut yang sangat dini dan kliatan gak bahaya tapi sebenarnya jadi kanker atau hamper menjadi kanker

 

gambar 1. sariawan pada bagian bawah lidah  ini menetap, tidak sembuh dan tidak disebabkan karena iritasi atau trauma  setelah diperiksa sudah menjadi kanker. Kanker yang berbetuk sepert ini hanya sekitar 12%dari seluruh kanker rongga mulut

gambar 2. kemerahan yang permukaannya disertai dengan lapisan puith dan keras. Lesi ini sudah bisa dianggap kanker.

gambar 3. terdapat daerah putih keras, tidak bisa dikerok, jenis ini paling sering ditemukan, kabar baiknya ni perkembangan untuk menjadi kanker lebih lambat dari yang lain.

gambar 4. nah kalo yang ni meski kayaknya gak pa2 tapi sebenarnya sdh jad kanker dan sudah nyebar (metastases) keaderah sekitar.

Nah, sekarang don’t be cancerphobia ya? sariawan lama dikit gak sembuh2 sudah ketakutan kalo-kalo ini kanker. Mbak E berkali_kali lho dapat pasien yang seperti itu,padahal sariawan biasa. the important thing is, dont smoke, drink alcohol, exercise and jangan dikit-dikit stress deh.. karena stress juga dapat menjad pemicu berkembangnya kanker. Seperti kata iklan.. kecenderungan memang diturunkan tetapi hdup sehat adalah pilihan….

Hari yang baik adalah hari ini…

Menunda suatu kesempatan sering sekali kita lakukan.. entah apapun itu… dan sesal kemudian tidak berguna…

Padahal kita semua tahu, adalah suatu kebenaran yang mutlak bahwa HARI ESOK adalah misteri.. Apakah kta tahu apa yang terjadi esuk pagi.. bahkan tsunami yang begitu banyak menelan korban di suatu negara yang ipteknya begitu maju – Jepang- pun tidak diketahui bahkan sehari sebelumnya..  Demikian juga rejeki.. Kadang orang terus termangu didepan pintu yang sudah nyata terkunci sementara ada pintu lain yang menunggu untuk dibuka..

Diusia paruh baya ini aku tersadar semuanya, meski tidak ada sesal karena apa yang telah terjadi tak mungkin di ubah namun ada satu pelajaran yang ngin sekali aku sampaikan pada semua yang masih punya kesempatan panjang dalam hidup ini terutama bagi perempuan-perempuan muda.. apapun jangan pernah menyandarkan hari esukmu di bahu orang lan, sekalipun pasanganmu, sehingga siap jika pada akhirnya kita harus bisa berdiri diatas kaki sendiri..

Galau memilih ….

Hari ini aku berkutat dengan anak kedua ku sitengah dalam memilih SNMPTN pada jalur undangan…

.”Ibuk.. aku mau sekolah disana karena fakultas itu akreditasinya A…” ..
Aku menatapnya.. dia masih belum 17 tahun, tapi dia ingin masuk di PTN yang jauh sekali di jawa barat dan ehmm akreditasi fakultas menjadi pertimbangan utama dia untuk memilih fakultas…”lebih baik aku memilih fakultas X yang akreditasinya A daripada Fakultas Y yang akreditasinya B meski Y lebih beken daripada X..”.. kembali dia berujar, aku hanya tersenyum

Ketika sudah mantap… kemudian dia bertanya lagi… “aku sih masih ingn masuk di fakultas itu.., tapi ah Ibuk aku gak mau kalo aku kesulitan disana, seandainya aku masuk tapi aku gak lancar aku gak mau kayak gitu..
(hahahaha…. aku jadi inget diriku sendiri… be the best every where i am, ) itulah yang dia mau…, aku yakin dia mampu di fakultas yang dia inginkan sebenarnya tapi dia tahu kalo dia akan kesulitan menjadi the best..

You don’t want to be I dentist?… tanyaku…”ehmm seperti Ibuk…??,” dia ganti balik bertanya.. Dilanjutkannya “ehmmm… i think you more likely a scientist than a dentist Mom….”. Dan lagi2 aku hanya bisa tersenyum….

Akhirnya malam ini pilhan belum lagi ditetapkan.. mungkin besuk pagi sitengah sudah mendapat jawaban dari semua galau hatinya…

Teka-Teki Matahari (Sisi lain dari seorang Erna)

Pagi berkabut.. sembunyikan tetes tetes air yang menyesakkkan rongga dada.. bosan menunggu sang mentari tuk menampakkan wajahnya.. sementara suaramu kian kabur bias dalam ragu dan ketidakberdayaan.

Jika saja angin berhenti meneriakkan kerinduannya pada pelangi.. maka mimpi-mipi tak akan memberi aura biru langitku diantara sesaknya aroma nafsu angkara kehidupan. Detak waktu kian hanyutkan hari dalam ketidakpastian yang kian kekal dan aku termangu melihatmu dalam sandiwara tak berujung…

Kembali kunikmati butir air hujan melepaskan penatku berjalan di titian kehdupan.. Adakah jawaban dari langkah gamangku dalam teka-teki matahari.. Disana bulan tersenyum dalam sunyi menunggu kegelapan yang membuka matahatimu untuk melihatku…

Kudengar juga desau angin menggoda rasa dan bisikkan sesatnya renjana namun daun-daun serakkan suara kemudian diam dan sepi….

Bibirku pecah-pecah

Lama gak posting kangen juga…

Kali ini aku mau bicara tentang bibir…., aduuuhhh… bibir yang merekah, merah merona indah siapa sih yang gak mau?? Ehmm dan itu bukan lagi dominasi para wanita aja kan? Emang sih selama ini aku gak pernah ketemu para pria yang memoles bibirnya dgn warna-warni ( apakah ini krn aku tinggal di kabupaten kecil ini ya??, soalnya kalo liat tipi sih banyak pemain sinetron laki2 yang wuiiihhh… lipstiknya kemerahan ) tapi aku yakin deh, pasti juga gak sedikit yang merawat-merawat itu…

Nah, sekarang kita bicara keluhannya ya?

A. Yang paling banyak adalah bibir yang ngelupas-ngelupas seperti sisik  kadang diserta pecah-pecah juga dan gatal sehingga gak terasa tangan yang usil mengelupas dan menjadikan kelianan menjadi lebih parah. Kelainan ini penyabab paling banyak adalah:

1.  iritasi dari luar, yang paling banyak adalah udara kering. Kosmetik mulai dari lipstick, krem-rem perawatan kult , sabun muka sampai toner. Hal ini juga ditunjang jika kita kurang minum air dan lebih sering diderita oleh mereka yang bibirnya seksi alias tebel.. hehehe.

2. karena alergi tehadap bahan-bahan tertentu, alergi terhadap lipstick, makanan sampai dengan cat kuku. Lho kok?.. Iya tangan itu kan sukanya kesana-kemari dan tempat yang paling sering disinggahi kan bibir… nah keluhan karena alergi ini biasanya lebih parah dan pengelupasannya lebih keliahatan, kadang disertai dengan penebalan, kehitaman dan lebih gatal juga.

B. Kemudian bibir pecah-pecah, merah dan perih. Nah kalo ini sih biasanya karena kurag gizi. Vitamin dan protein diperlukan untuk  regenerasi sel, ya kalo regenerasinya gak bagus ya bibirnya jadi gak sehat..

C.  Yang ketiga ini adalah kelianan yang diderita oleh mereka yang suka membasahi bibirnya dengan air ludah. Air ludah kita itu banyak mengadung kuman kan? Baik bakteri maupun jamur. Gak percaya? Coba deh liat di om google…  Nah jamur di air ludah itu kalo sampai di luar rongga mulut dia menjadi pathogen alias jadi menginfeksi. Keluhan klinisnya mirip yaitu bibir ngelupas2 dan gatal tapi seringnya sampai meluas ke kulit sekeliling bibir. Bila dikasih pelembab maka akan lebih parah lagi.. Nah lhoooo…

d. Yang ke empat yang paling sering adalah penyakit yang disebut herpes labialis. Kelainan ini terlokalisir hanya pada daerah tertentu dibatas antara merah bibir dan kulit dengan diameter kira2 5-7 mm.  Pada kelianan ini sering ditemukan bintil2 kecil berisi cairan bergerombol  kalo sdh kering jadi item. Pada yang lebih ringan biasanya hanya panas, terasa tebel dan gatal aja dan tetep pada daerah yg terlokalisir itu. Ini sih penyebabnya virus yang ngendon di syaraf daerah itu. Virus itu aktif jika sistem imun kita turun. Ni gambarnya ya..

Nah skrg jika kita sdh tahu penyebabnya tentu kita bisa tanggulangi kelainan yang ada. Untuk yang krn iritasi dan kekurangan nutrisi dapatlah kita tanggulangi sendiri. Tapi jika karena alergi, infeks jamur atau virus kita tentu perlu bantuan dokter agar tepat diagnosanya dan tepat obatnya. Kalo salah obat bukannya sembuh bisa tambah parah. Patut juga diingat bahwa obat yang ditulis harus dengan resep dokter itu punya efek samping yang bagi orang tertentu mungkin bisa bahaya, makanya janganlah encoba mengobati sendiri dengan obat-obat yang ada tulisannya harus dengan resep dokter yaaa???

Sekian, semoga bisa bantu

Lihatlah dari Jauh.. Kau kan mengerti….

Aku yakin semua dari kita telah mengenal pepatah lama: kuman diseberang lautan tampak, gajah dipelupuk mata tidak tampak,demikian juga arti dibalik kiasan itu.. Namun saat ini Na nggak ingin mbahasarti konotasi itu melainkan pembenaran dari kalimat itu..
Lhooo… lhooo… gimana sih.. ??
Eiiit …stop.. jangan keburu naikkan alis sahabat. Dengerin penjelasan Na sebentar aja yah?
Sekarang jika memang kita berdiri terlalu dekat dengan gajah, bisakah kita mengerti bagaimana bentuk gajah itu?
Planet yang kita tempati baru benar2 jelas bentuknya bila diliat dari jauh kan?

Na itu kan emang gede..!! kalo ut melihat manusia kan gak perlu pergi dari jarak 1 meter juga sdh jelas…
Maksud Na itu adalah mengerti.. mengerti manusia lain seperti apa. Kadang kita dengan mudah mengembil kesimpulan, menilai dia itu ini itu hanya dari satu peristiwa saja dan dari sudut pandang kita sendiri. Berilah jarak antara kita dan oran lain itu, sehingga kita dapat melihatnya sebagai manusia seutuhnya, dengan segala kekurangan dan kelebihannya. Nah dengan begitu kita bisa dengan bijak menilai bisakah kita berinteraksi tanpa terlalu banyak konflik dengan dia. Jika tidak maka lebih baik menjauh tanpa rasa benci. Dan ehmmmm….satu hal juga jangan lah kita melampaui batas. Menurut Na sih kewenangan kita hanyalah bahwa dia cocok nggak dengan kita, baik sebagai sahabat, teman, bawahan atau teman hidup. . Selebihnya biarlah Allah Yang Maha Tahu yang melakukannya.. Jadi begitu ya..Jika suatu saat hatimu sakit oleh suatu peristiwa berilah jarak, lihatlah dari segala sudut pandang. Jangan buru-buru ngecat hitam, nanti menyesal….
Whaaalah ternyata jadi ngomongin gitu.. ehmm kalo gini Na kalo gini jadi mbakE deh..

Hehehehe

*terinspirasi dari curhat seorang sahabat yang baru kukenal. Semoga penyelesalanmu menemukan jalannya..