Transfusi dan Perbankan Darah

donor darah

Word Donor Day 2009

14 Juni 2009

Pagi tadi aku bicara tentang Transfusi dan Perbankan Darah didepan mahasiswa FKG..

Mungkin pada heran juga ngapain bicara tentang transfusi didepan calon drg…

Alasannya

  1. Ada tindakan-tindakan pembedahan di bidang kedokteran gigi yang mungkin membutuhkan transfuse.
  2. Sebagai warga masyarakat yang berprofesi di bidang kesehatan tidak salah tho untuk punya pengetahuan dasar tentang transfusi sehingga bila diperlukan, ada perang atau bencana alam misalnya (moga-moga nggak ada ya?) drg bukan hanya bisa sebagai penonton.

Disini aku hanya ingin menjawab beberapa pertanyaan yang mungkin banyak ditanyakan oleh masyarakat..

Apa bener sih golongan darah O dapat ditransfusikan pada semua orang..?

Golongan darah dinamakan berdasar antigen yang ada di permukaan sel darah. Golongan darah O tidak punya antigen sehingga tidak bisa dirusak oleh antibody di plasma resipien tetapi darah tersebut mengandung antibody A dan B dan antibody ini bisa merusak sel darah merah A atau B milik respien yang bergolongan darah A atau B. Jadi ya lebih baik golongandarah O hanya diberikan pada golongan darah O..

Apakah kadar Hb yang menentukan seseorang harus ditransfusi apa tidak..?


Hal inilah yang salah. Khususnya bila terjadi perdarahan hebat baik karena trauma atau pembedahan. Segera setelah perdarahan berlebih-lebihan itu terjadi hemokonsentrasi, darah mengental sebagai respons fisiologis tubuh. Nah bila pada keadaan tersebut diukur kadar Hbnya maka Hb akan lebih tinggi, padahal tubuh sudah kekurangan oksigen (semua ingat kan Hb fungsinya untuk transport oksigen.?) Indikasi yang lebih tepat adalah banyaknya darah yang keluar dan adanya gangguan hemodinamik yang tampak sebagai kepucatan pada kulit, sesak nafas, gangguan oksigenasi jaringan.

Kenapa sih dokter lebih memilih minta darah segar dari keluarga pasien.?

Darah tidak seperti air atau cairan kimia lainnya, mudah rusak, meski dengan tehnik peyimpanan yang bagus. Ada fraksi-fraksi yang terlibat dalam sistem pembekuan darah termasuk trombosit merupakan faktor yang sangat labil. Jadi jika penderitanya sudah kekurangan tromobosit (pasien DB misalnya) maka lebih baik memakai darah segar.

Alasan dari keluarga.? Ehmm itu karena sistem imun sesame keluarga kan biasanya sama. Plasma darah banyak mengandung antibodi kan? Nah jika darah dari orang lain maka ditakutkan ada antibodi2 yang merusak tubuh pasien.

Apa bener sih kalo satu kali donor bisa ketagihan dan apa bener donor bisa jadi gemuk?

Proses pembentukan darah itu disesuaikan dengan kebutuhan jadi kalau gak donor ya gak akan trus pembentukan darahnya jadi berlebih. Bisa jadi gemuk? Mungkin.. ! Lho? Iya kalo psikologis kita mengatakan aku habis donor, harus makan banyak, trus kebablasan.. ya gemuk deh…! Hehehe. Padahal ya gak harus makan banyak gitu, yang penting protein, habis donor kan biasanya dikasih susu sama vitamin…

Apa sih manfaatnya bagi tubuh? Apa dengan donor kita jadi lebih sehat karena darah kita baru terus?

Darah, cairan yang setiap manusia hidup punya, tapi setetespun manusia tidak mampu untuk membuatnya. Dengan darah kita, yang tidak perlu merogoh kantung, mengurangi jatah belanja, kita bisa menolong orang lain, menyelamatkan nyawa. Alangkah berartinya pemberian itu. Memberi, suatu aktivitas yang manfaatnya dirasakan pertamakali oleh orang yang melakukan. Perasaan positif itu akan mempengaruhi seluruh sel tubuh, mempengaruhi semua sistem organ dan membuat kita lebih sehat.

Semoga apa yang aku berikan pada adik-adik mahasiswa pada hari ini berguna bagi mereka kelak bila menjadi drg dan menumbuhkan kesadaran untuk peduli akan masalah kesehatan pada umumnya. Betapa masalah kesehatan masih menjadi masalah yang memprihatinkan di Negara yang kita cintai ini. Tingginya prevalensi penyakit-penyakit yang bisa dicegah, masih adanya balita-balita yang kurang gizi, mahalnya biaya perawatan dan obat-obatan (sampai ada artikel orang miskin dilarang sakit kan?) memerlukan kepedulian kita semua. Bukan hanya menuntut Pemerintah untuk lebih peduli, tapi mari kita lakukan apapun yang bisa dilakukan. Mulai dari diri sendiri, mulai dari yang ada dihadapan kita, mulai sekarang juga.

13 thoughts on “Transfusi dan Perbankan Darah

  1. Makasih bu dosen yang baik..
    penjelasan ibu kali ini begitu mendetail dan mudah untuk di cerna (karena abis makan yakult sih jadi pencernaannya bagus deh)

    Bi sekarang di gerobakmu ada yakult juga tho?

  2. O iya bu dosen… nanti UAS nya materinya tentang apa ?
    Jangan susah-susah ya… takut enggak lulus nih…😦

    Khusus buat Abi ujian lisan aja.. jadi lulus nggak lulus apa maunya aku..🙂

  3. ehh…h…
    tunggu satu lagi bu dosen…
    kala transfusi darah bikin gemuk, berarti enggak jadi ikutan deh…
    sekarang aja udah ndut, kalau nambah ndut bisa bahaya, jadi ndut kuadrat donk

    Tuh kan bacanya sambil makan mlulu jadi salah ngerti deh.. baca lagi ayo : dosen killer mode:ON

  4. kalau kuliah lewat blog, dapat gelar ngak yah….??? jadi kepengen dapat gelar drg. nih,…. sayang gaulnya sekarang sama tronton…. he…he….

    Dapet kok tapi gelarnya drb.. dari blog..:D

  5. sangat lengkap mbak…
    aku suka banget kalo Mbak Erna dah ngerluarin ilmu kedokterannya *ngiri sebenernya karena dulu aku pengen banget jadi dokter tapi gak kesampean* hehehehehe

    Ah cuma mencoba sharing sedikit yang aku tahu Ria.. aku juga pengen jadi dr makanya sekarang nyemplungnya ya di Oral Medicine.. Kedokteran umumnya FKG…

  6. Uh… maah aku telat nih Bu Dosen… Udah kelarkan kuliahnya..?

    Padahal sengaja telat karena makan bakso di kantin sambil ngecengin anak Sastra sepertinya lebih menggoda (ketimbang kuliah).. Riaaaa… ntar aku fotocopy catatat kuliah hari ini yaa..?🙂

    *Mahasiswa buadel Mode ON*:mrgreen:

    Nah.. Mas Nug, ngeceng mlulu sama ducatinya.. Anak sastra yang mana sih? .. dosen killer mode:ON 😀

  7. True Story : Banyak orang tidak tahu bahwa ternyata proses untuk mendapatkan darah (yang ada stocknya lho …) itu tidak cukup 1 atau 2 jam, tetapi 6 jam atau lebih. menunggu proses pemeriksaan darah dan proses lainnya. Silahkan mampir di Dinas Transfusi Darah Surabaya, Embong Ploso … antrian untuk menunggu darah bagi pasien cukup banyak dan lama.
    Bayangkan kalau nggak ada stock darah. Ayo donor darah (lagi) … Soalnya saya jg 2 tahun lebih absen. For the author : thank you for the shared ideas. (DP)

    Thanks sahringnya Mas.. ehmm sampai 6 jam ya Mas..? lama bener ya? meski pemeriksaan darah, reaksi silang dsb mestinya gak selama itu.. Ya musti banyak yang dibenahi ya?..
    Ayo donor darah lagi.. !

  8. Pertama kali donor darah niatku g lurus bukan untuk menolong orang tapi untuk mengeluarkan darahku yang tak juga ganti selama 20 tahun..hi hi hi…setelah tahu bahwa golongan darahku ternyata langka niatnya jadi lurus deh, semoga tetap lurus.

    Iya Bud.. darah.. kita nggak beli kan? tapi bisa sangat berarti buat orang lain..

  9. Aku masih suka perang-perangan ni bu’ne! Waduh goldarku O PO B A B ya? Belum pernah check seumur umur

    Lha masak..? Ih periksa dong.. ntar ada apa2 gimana? barangkali golongan darahnya langka O+ misalnya..

  10. AAAOooooo….*peluk plus cium2 pipi mba Na-nya dede*

    Dede baru buka2 lagi blognya mba Na ada urusan darah2an nie, moga2 aja ga ada pertumpahan darah ya mba, xixixiixixiiiiii

    AAAaaduh.. Deee.. mbak Na kangeeeeeeen sama Dede.. gimana kabarnya.. De mau ultah ya? Met ultah ya De.. moga panjang umur, sehat selalu, banyak rejeki, bahagia, selamat dunia akhirat dan…. tetep sayang sama mbak Na..Xixixixixi

  11. Apa ga salah golongan darah O+ ya yg langka?

    Bukannya golongan darah O+ itu paling banyak di Indonesia, saya juga bergolongan darah itu soalnya.

    Setahu saya yang langka di dunia itu mereka yang disebut Bombay blood, golongan darah O tapi yang sudah termutasi.🙂

    OO inggih Pak.. saya keliru.. O bombay itu ditulis O- yaitu darah O yang tidak punya antigen H. jadi didalam darahnya ada antibodi terhadap H akhirnya dia hanya bisa match dengan O bombay juga.. matur nuwun koreksinya.

Tinggalkan Balasan

Isikan data di bawah atau klik salah satu ikon untuk log in:

Logo WordPress.com

You are commenting using your WordPress.com account. Logout / Ubah )

Gambar Twitter

You are commenting using your Twitter account. Logout / Ubah )

Foto Facebook

You are commenting using your Facebook account. Logout / Ubah )

Foto Google+

You are commenting using your Google+ account. Logout / Ubah )

Connecting to %s